oleh

Ada Apa Pemkab Bengkulu Utara Usulkan Di APBD-P Untuk BTT Hampir Rp. 25 Miliar, Sisa BTT Covid-19 Rp. 85.5 Miliar Masih Jadi Pertanyaan

Bengkulu Utara – Masih tersisanya anggaran BTT untuk penanganan covid-19 Kabupaten Bengkulu Utara sebesar Rp. 85.5 Miliar masih menjadi misteri dan pertanyaan bagi publik.

Tak hanya itu, didalam nota pengantar yang disampaikan oleh wakil Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata pada hari Senin (14/09/2020) yang lalu tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020 mengajukan usulan anggaran BTT mencapai hampir Rp. 25 Miliar.

Bahkan beberapa waktu lalu, saat rapat pandangan umum fraksi DPRD Bengkulu Utara terhadap pengantar nota keuangan rancangan peraturan daerah kabupaten Bengkulu Utara, tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020. Fraksi PAN yang dibacakan oleh Edi Putra, mempertanyakan anggaran BTT mencapai hampir 25 miliar yang direncanakan oleh pemkab Bengkulu Utara.

Kemudian dalam jawaban Bupati Bengkulu Utara yang dibacakan oleh Wabup Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, SE beberapa waktu yang lalu, Bahwa penggunaan APBD untuk antisipasi dan penanganan dampak penularan covid-19. Dalam melakukan langkah antisipasi dan penanganan dampak penularan covid-19 pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dapat menggunakan Belanja Tidak Terduga (BTT).

Padahal sebelumnya, pihak pemerintah daerah menjelaskan kepada tim pansus DPRD Bengkulu Utara sisa anggaran BTT penanganan covid-19 sebesar Rp. 85,5 miliar lebih. Namun nyata, pihak pemerintah daerah mengajukan untuk anggaran BTT penanganan covid-19 didalam APBD-P mencapai Rp. 25 Miliar.

Hal inilah yang menjadi tanda tanya bagi publik. Kemana sisa anggaran BTT senilai Rp. 85.5Miliar dan Ada apa pemerintah daerah Bengkulu Utara mengajukan kembali penambahan di APBD-P untuk BTT yang disampaikan oleh Wabup atas jawaban Bupati Bengkulu Utara untuk penanganan covid-19 hampir mencapai Rp. 25 Miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak BPKAD dan BAPPEDA Bengkulu Utara belum bisa diklarifikasi terkait hal ini. (Eren)

Komentar

News Feed