oleh

Era Ir.Mian, Sempat Dilidik Polda Serta Jadi Temuan BPK, Ternyata Proyek Jalan Diharapkan Masyarakat Sejak Tahun 1987 Mangkrak

Bengkulu Utara – Salah satu paket mega proyek yang mangkrak ditahun 2017 dimasa kepemimpinan Bupati Ir. Mian yakni proyek peningkatan Jalan Air Sabai-Air Pandan yang dikerjakan oleh PT. Tidar Sejahtera dengan nilai Paket sebesar Rp. 6.395.560.000, yang sempat dilidik oleh pihak Polda Bengkulu dan juga menjadi temuan oleh pihak BPK RI, ternyata merupakan paket proyek hotmix yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat setempat sejak transmigrasi pertama pada tahun 1987.

Namun, sayangnya proyek peningkatan jalan yang ditunggu oleh masyarakat setempat sejak dari transmigrasi pertama tahun 1987 tersebut, diduga hanya 400 meter yang mampu diaspal, itupun dengan aspal yang sangat tipis dan rentan mengalami kerusakan. Sedangkan, sisanya hanya ditaburkan batu pecah. Meskipun sudah diberikan kesempatan selama 50 hari kalender namun nyatanya proyek sepanjang 2.3 KM tersebut tak juga kunjung selesai.

Hal tersebut nyatanya, sesuai dengan hasil pemeriksaan BPK RI dengan nomor : 25.C./LHP/XVIII.BKL/06/2018 tanggal 29 Juni 2018 tertulis jelas didalam Berita Acara Permintaan Keterangan (BPAK) kepada Kadis PUPR pada tanggal 04 Juni 2018 diperoleh informasi bahwa, pemberian kesempatan diberikan kepada penyedia dikarena lebih mempertimbangkan asas manfaatnya biarpun deviasi sudah lebih dari 30% dikarenakan pekerjaan jalan Air Sabai-Air Pandan tersebut sudah sangat diharapkan masyarakat.

Kemudian juga, berdasarkan dari hasil pemeriksaan dokumen, oleh tim pemeriksa BPK RI tidak menemukan adanya dokumen perpanjangan atas jaminan pelaksanaan sebesar Rp. 319.778.000,00 dan jaminan uang muka sebesar Rp 1.279.112.000,00 yang dilakukan penyedia.

Dilansir dari salah satu media yang dimuat pada tanggal 17 Mei 2018, yang pada saat itu, Kalpolda Bengkulu dijawab oleh Brigjen Pol Coki Manurung, SH. M.Hum melalui Kasubdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu yang dijabat oleh AKBP. Andy Arisandi mengakui bahwa pihaknya melakukan penyelidikan dugaan korupsi terhadap proyek jalan hotmix di Desa Air Sabai. Bahkan sejumlah pihak yang mengetahui dan terkait dengan proyek tersebut sudah dimintai keterangan, seperti, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkulu Utara, panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK). (Eren)

Komentar

News Feed