oleh

Masa Ir. Mian, Sempat Dilidik Polda, Proyek Jalan Air Sabai-Air Pandan, BPK Nyatakan Kelebihan Pembayaran Rp. 1.5 Miliar Lebih

Bengkulu Utara – Salah satu Mega proyek di tahun 2017, di masa kepemimpinan Bupati Ir. Mian yang sempat dilirik oleh pihak Polda Bengkulu dan menjadi temuan pihak BPK RI yakni proyek peningkatan Jalan Air Sabai – Air Pandan yang dikerjakan oleh PT. Tidar Sejahtera dengan nilai Paket sebesar Rp. 6.395.560.000,00, ternyata terdapat kelebihan pembayaran sebesar Rp1.512.648.932,80 yang dinyatakan oleh pihak BPK RI.

Dimana dari hasil pemeriksaan BPK RI dengan nomor : 25.C./LHP/XVIII.BKL/06/2018 tanggal 29 Juni 2018 Tim Pemeriksa BPK menemukan adanya kesalahan dalam metoda pembayaran kepada penyedia yang menyebabkan tidak adanya pemotongan uang muka yang dilakukan secara proporsional dan kelebihan pembayaran kepada penyedia.

Hal tersebut mengakibatkan kelebihan pembayaran sebesar Rp1.279.112.000,00 atas uang muka yang belum dikembalikan dikarenakan tidak adanya perpanjangan jaminan uang muka yang dilakukan oleh penyedia serta kelebihan pembayaran sebesar Rp233.536.932,80 atas kesalahan dalam metoda pembayaran yang dilakukan kepada penyedia dengan total kelebihan pembayaran sebesar Rp1.512.648.932,80.

Didalam Berita Acara Permintaan Keterangan (BPAK) kepada Staf Administrasi Keuangan dan Bendahara Pengeluaran pada tanggal 06 Juni 2018 diperoleh informasi tidak dilakukannya pemotongan uang muka dan terjadinya kelebihan pembayaran dikarenakan ketidaktahuan terkait metode formulasi dari metoda pembayaran tersebut. Staf Administrasi Keuangan dan Bendahara Pengeluaran berasumsi bahwa formulasi dari metoda pembayaran tersebut sudah memperhitungkan pemotongan uang muka secara proporsional dan tidak akan terjadi kelebihan pembayaran.

Dilansir dari salah satu media yang dimuat pada tanggal 17 Mei 2018, yang pada saat itu, Kalpolda Bengkulu dijabat oleh Brigjen Pol Coki Manurung, SH. M.Hum melalui Kasubdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu yang dijabat oleh AKBP. Andy Arisandi mengakui bahwa pihaknya melakukan penyelidikan dugaan korupsi terhadap proyek jalan hotmix di Desa Air Sabai. Bahkan sejumlah pihak yang mengetahui dan terkait dengan proyek tersebut sudah dimintai keterangan, seperti, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkulu Utara, panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum bisa dimintai klarifikasi terkait hal ini. (Eren)

Komentar

News Feed