oleh

Cuitan Hutang Uang Makan Covid-19 di Medsos Hampir Rp. 25 Juta, PJs Bupati Bengkulu Utara Segera Diselesaikan

Bengkulu Utara – Terkait adanya cuitan Dimedsos facebook di grup Kota Arga Makmur yang di-posting oleh Rachel Putra beberapa jam yang lalu, mengenai hutang uang makan yang sudah menumpuk bagi petugas yang mengurus covid-19 dirumah makan Piaman Laweh 3. Bahkan didalam status tersebut, untuk uang makan tersebut dijanjikan bakal dibayar setiap 15 hari sekali. Namun nyatanya belum juga dibayar, bahka hal ini sudah hampir sampai 3 bulan berlalu. Tak ayal, hal ini membuat heboh dijagat Maya.

Berdasarkan hal tersebut, awak media ini, langsung mencoba meminta klarifikasi kepada pemilik rumah makan Piaman Laweh 3 untuk mengecek kebenarannya. Yusuf pemilik rumah makan Piaman Laweh saat dikonfirmasi awak media ini, Jum’at (16/10/2020) membenarkan adanya hutang tersebut. Bahkan hutang tersebut sudah hampir mencapai Rp. 25 juta rupiah.

“Memang benar sampai saat ini belum dibayar. Total keseluruhannya itu hampir Rp. 25 juta. Hari Rabu kemarin saya stop. Karena uang modal saya habis, mana orang rumah saya juga mau melahirkan. Terus saya juga ditagih sama tukang ayam yang ngisi untuk jualan saya ini. Janjinya dulu itu yang dari BPBD itu setiap 15 hari sekali dibayar, namun sampai saat ini juga belum juga dibayar ini sudah hampir 3 bulan. Terakhir dibayar itu bulan Agustus Rp. 7 juta. Sisanya Rp. 18 juta. Kalau yang baru dari Bappeda itu hampir Rp. 7 juta janjinya sebulan. karna modal saya banyak tertanam disana dan juga habis maka saya stop dulu. Maksud saya kasih saya modal untuk mutar usaha saya ini,” ujar Yusuf dengan logat Minang.

Lebih lanjut dikatakan Yusuf, bila pihaknya sudah mencoba menghubungi pihak BPBD namun tidak ada kepastian dan beralasan masih diurus. Bahkan pihaknya juga sudah menghubungi kepala BPBD, Burman melalui via telpon tapi tidak ada respon.

“Sudah dihubungi alasannya besok ke besok. Masih diurus proses pencairannya. Dengan kepalanya saya hubungi tapi tidak ada respon sampai saat ini. Harapan saya hutang ini dibayar,” harapnya.

Terpisah, Pjs. Bupati Bengkulu Utara, Iskandar ZO dikonfirmasi awak media melalui via WhatsApp mengatakan bila mengenai hal ini segera diselesaikan.

“Segera kita selesaikan. Kepala sekretariat satuan tugas covid-19 sudah saya telpon. Senin diproses. Mohon bersabar. Ini tetap saya pantau dindo,” singkat Pjs Bupati. (Eren)

Komentar

News Feed