oleh

Di Era Mian-Arie Pengembalian Sisa BTT Penanganan covid Rp. 85.5Miliar, Diduga Berdasarkan Perbup Saja

Bengkulu Utara – Terkait mengenai sisa anggaran BTT penanganan covid-19 senilai Rp. 85.5 Miliar di Era Kepemimpinan Mian-Arie kemarin, kabarnya sudah dikembalikan oleh pihak TIM TAPD Bengkulu Utara, sehingga tersisa BTT Rp. 2 miliar.

Hal tersebut dibenarkan, saat pembahasan APBD-P beberapa waktu yang lalu, Pemkab Bengkulu Utara mengajukan usulan untuk BTT penanganan covid-19 hampir mencapai Rp. 25 miliar dan kabarnya hal tersebut disetujui saat pembahasan APBD-P.

Sebagaimana diketahui, kabarnya penetapan status darurat bencana di Daerah akibat wabah covid-19 yang terhitung mulai tanggal 1 April 2020 oleh pihak pemkab Bengkulu Utara dan masih belum dicabut. Karena status tersebut berkaitan dengan penggunaan mata anggara Belanja Tak Terduga (BTT) yang sudah dialokasikan dalam APBD agar bisa digunakan untuk penanggulangan dan penanganan wabah Covid-19 di daerah.

Ketika awak media mencoba meminta klarifikasi kepada Pihak Bappeda dan BPKAD Bengkulu Utara selaku tim TAPD, masih belum bisa dimintai klarifikasi terkait hal tersebut serta dasar pengembalian anggaran BTT Penanganan covid Rp. 85,567 miliar.

Kepala Inspektorat Bengkulu Utara, Eka Hendriyadi,SH, MH dikonfirmasi awak media, Kamis (15/10/2020) mengatakan bila mengenai hal tersebut berdasarkan perbup penyesuaian APBD yang kemudian diselaraskan lagi di APBD-P.

“Perbup penyesuaian APBD kalu tidak salah, udah tu di APBD-P mungkin diselaraskan lagi,” ujar Eka.

Ketika awak media menanyakan apakah dasar hukum pengembalian sisa anggaran covid-19 senilai Rp. 85,567 miliar hanya cuma perbup saja, Kepala Inspektorat menjawab iya kalau tidak salah.

“Au kalu tidak salah,” tutupnya. (Eren)

Komentar

News Feed