oleh

Jika Dipanggil Nanti, Ketua PAC PDIP Batik Nau Tetap Kokoh Bersama Relawan Kolom Kosong

Bengkulu Utara – Santernya isu kisruh ditubuh PDIP Kabupaten Bengkulu Utara beberapa hari terakhir di muka Publik, semakin menjadi blunder panas bagi ketua DPC PDIP Bengkulu Utara yang maju mencalonkan diri sebagai calon tunggal melawan kolom kosong pada pilkada Bengkulu Utara Desember 2020 mendatang.

Pasalnya, setelah 3 Ketua PAC PDIP Bengkulu Utara yakni Ketua PAC Kecamatan Lais, Ketua PAC Kecamatan Hulu Palik, dan Ketua PAC Kecamatan Kerkap yang menyatakan sikap mendukung Demokrasi Kolom kosong pada pilkada Desember mendatang. Kini giliran Ketua PAC Kecamatan Batik Nau, Edi Suhardi yang menyatakan sikap mendukung Demokrasi kolom kosong.

“Karena pihak kami dianggap sudah tidak berguna lagi di era ketua DPC PDIP Bengkulu Utara saat ini. Maka saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh ranting-ranting PDIP yang ada dikecamatan Batik Nau dapat bersama-sama dan bersatu untuk mendukung penuh tim relawan demokrasi kolom kosong pada pilkada Desember mendatang,” ujarnya, Senin (12/10/2020).

Lebih lanjut dikatakan Edi Suhardi, bila keputusan yang diambil oleh pihaknya tersebut bukan tanpa ada dasar, melainkan karena pihaknya tidak bisa lagi menerima sikap ketua DPC PDIP Bengkulu Utara yang dinilai seenaknya saja.

“Lihat saja untuk pergantian PAC ini, Kenapa ini tidak mengikuti mekanisme AD/ART partai yang sudah jelas-jelas mengaturnya. Kenapa kami tidak diikut sertakan, Inikan ada apa?. Makanya, Jangan salahkan kami mengambil sikap dan keputusan untuk memenangkan kolom kosong pada pilkada Bengkulu Utara Desember nanti. Silahkan pihak DPD dan DPP yang menilai sendiri kenapa kami mengambil sikap seperti ini. Jika detik-detik terakhir nanti kami dipanggil kami tidak mau lagi dan tidak bakal goyah lagi untuk memenangkan kolom kosong. Karena sejak awal kami perjuang sampai saat ini tidak diperhatikan sama sekali. Bahkan tanpa sepengetahuan kami diusulkan pergantian PAC kendati sampai saat belum diproses oleh pihak DPD dan DPP PDIP. Hal ini dapat dapat dilihat belum ada pencabutan SK yang lama yang dikeluarkan oleh DPD PDIP Provinsi Bengkulu,” tutup Edi Suhardi. (Eren)

Komentar

News Feed