oleh

Kemelut Ditubuh PDIP Bengkulu Utara, Ketua PAC Kerkap Nyatakan Dukungan Ke Kolom Kosong

Bengkulu Utara – Santernya, isu kemelut ditubuh pengurus PDIP Kabupaten Bengkulu Utara diawali dari surat usulan SK pengurus PAC PDIP Se – kecamatan dalam wilayah kabupaten Bengkulu Utara, dengan nomor surat : 12/IN/DPC/III/2020, dengan lampiran sebanyak 3 lembar, perihal permohonan SK PAC, tertanggal 12 Maret 2020 yang diduga kuat tidak melalui prosedur Anggaran Dasar Rumah Tangga partai, seperti rapat musyawarah pengurus anak cabang Kecamatan, sehingga belum dapat di proses oleh DPD dan DPP PDIP semakin mencuat kepublik dan menjadi bola panas.

Setelah sebelumnya, ketua PAC Kecamatan Lais, Toni dan ketua PAC kecamatan Hulu Palik, Imul angkat suara. Kali ini, Ogi Herdianto ketua PAC kecamatan Kerkap, angkat bicara terkait mengenai hal ini.

“Yang jelas kami sangat kecewa. Kenapa sampai terjadi seperti ini. Kenapa hal ini tidak mengikuti aturan AD/ART partai yang sudah jelas-jelas mengaturnya. Dan ini baru pertama kali terjadi seperti ini didalam kepengurusan partai PDIP Bengkulu Utara. Ini maksudnya apa?,” Ujar Ogi Herdianto, saat dikonfirmasi awak media, kamis (08/10/2020)

Lanjut Ogi Herdianto, selaku ketua PAC PDIP Kecamatan Kerkap, Terkait dengan majunya kembali calon petahana, pilkada 2020, selaku ketua DPC PDIP Bengkulu Utara, pihaknya terkhusus pengurus PAC Kerkap tidak diajak dan di ikut sertakan.

“Alhamdulillah pengurus PAC PDIP kecamatan Kerkap, sepertinya tidak di ajak pilkada kali ini. Jangankan berpamitan untuk mencalonkan diri, dikomunikasikan saja tidak. Apabila dalam waktu dekat kami di panggil saya rasa tidak ada gunanya lagi. Karena pihak kami sudah tidak di anggap berguna lagi untuk membantu partai, maka saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh ranting – ranting PDIP yang ada di kecamatan Kerkap untuk dapat bersatu dipilkada 9 Desember 2020 nanti, secara bersama – sama mencoba mendukung penuh tim relawan demokrasi KOLOM KOSONG,” jelasnya dengan kecewa.

Lebih jauh dikatakan Ogi, bila selama ini royalitas pihaknya terhadap partai yang di cintainya tidak perlu di ragukan lagi, kadang tidak tahu siang malam pihak nya di panggil dan bekerja. Namun kali ini, Ia bersama dengan teman – teman lainnya, tidak bisa lagi menerima sikap Ketua DPC PDIP Bengkulu Utara yang dinilai seenaknya saja.

“Selama ini kami diam saja. Karena kami masih sangat menghargai dan menghormati Ketua DPD dan DPP, serta ibu Sonti Bakara selaku pengurus Senior dan pembimbing kami disini. Namun, Perjuangan kami dari awal untuk memenangkan dan membesarkan nama partai PDIP di Bengkulu Utara selama ini, tidak dihargai sama sekali oleh ketua DPC Bengkulu Utara. Mengapa sikap, langkah dan keputusan pihak kami untuk memenangkan KOLOM KOSONG Pilkada kali ini, silahkan DPD dan DPP PDIP Menilai nya sendiri. Kami bertahan pun tidak ada gunanya lagi, kalau beliau menjadi Bupati kembali, mungkin kami lebih, tidak dihargainya,” Pungkas Ogi Herdianto. (Eren)

Komentar

News Feed