oleh

Kemelut Ditubuh PDIP Bengkulu Utara, Satu Persatu Senior Partai Angkat Bicara

Bengkulu Utara – Isu kemelut ditubuh pengurus PDIP Kabupaten Bengkulu Utara semakin santer di publik. Diduga kemelut ditubuh PDIP Kabupaten Bengkulu Utara terjadi dikarenakan beberapa pengurus PAC PDIP se-kecamatan dalam wilayah kabupaten Bengkulu Utara diganti oleh Ir. Mian selaku ketua DPC PDIP Bengkulu Utara, tanpa menggunakan prosedural sistem partai.

Hal inilah, yang membuat satu persatu senior partai PDIP kabupaten Bengkulu Utara mulai angkat suara ke publik, mengenai santernya isu perombakan ditubuh pengurus mulai dari struktur DPC Bengkulu Utara hingga ketingkat pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC).

Dimana sebelumnya, Toni senior PDIP Bengkulu Utara yang menjabat sebagai ketua PAC kecamatan Lais angkat suara. Kali ini, Imul Yadi, senior PDIP Bengkulu Utara yang menjabat sebagai ketua PAC kecamatan Hulu Palik angkat suara terkait kemelut ditubuh PDIP Kabupaten Bengkulu Utara.

“Memang infonya adanya pergantian pengurus ditubuh partai kami. Itu pun kita nilai tanpa mengikuti prosedural yang benar. Sampai dengan detik ini Surat Keputusan (SK) Pengurus Sah, PAC partai PDIP Bengkulu Utara, Belum di cabut pihak DPD dan DPP. Artinya secara tidak langsung kami masih sah sebagai pengurus partai,” ujar Imul saat dikonfirmasi awak media, Rabu (07/10/2020).

Lanjut Imul, bila memang adanya pembentukkan pengurus yang baru, dirinya dan rekan-rekan yang lain mempertanyakan kapan pengurus setiap PAC itu terbentuk dan dimana. Kenapa tidak ada pemberitahuan kepada anggota pengurus lainnya.

“Jelas kita pertanyakan. Ini ada apa?. Kalo memang adanya pembentukkan pengurus baru terutama dikecamatan Hulu Palik kapan pembentukkannya, dimana pembentukkannya, mana berita acaranya? Dan yang menjadi pertanyaan kalo memang ada pembentukkan pengurus yang baru. Kenapa kami tidak diundang. Apakah kami tidak dianggap sebagai pengurus dan anggota partai PDIP. Perlu diketahui. Dari awal darah kami di PDIP dan sampai kapan pun kami tetap di PDIP,” jelasnya.

Bahkan dirinya juga mengungkapkan hal yang sama, dengan senior PDIP Bengkulu Utara lainnya, yakni Toni ketua PAC kecamatan Lais, bila Di Pilkada serentak 9 Desember 2020 ini, dirinya bersama-sama dengan rekan-rekan lain, mencoba mendukung penuh tim relawan demokrasi Kolom Kosong alias “Koko Tak Bong”

“Kita bersama – sama mencoba mendukung penuh Tim relawan Demokrasi KOLOM KOSONG. Untuk menyadari masyarakat pemilih yang memiliki hak pilih agar tidak Golput maka secara bersama kita sosialisasi ke lapangan. Kita juga berharap kepada masyarakat jangan terpengaruh dengan Royalitas pasangan Calon saat ini, baik itu di acara pesta maupun keramaian lainnya, menjelang pilkada ini, sebab ada tujuan untuk kepentingan pribadi pasangan Calon itu sendiri. Jika peduli dengan masyarakat mengapa tidak dari awal menjabat. Jangan pada saat ingin menjabat kembali, berpura-pura peduli dan royal menghadiri berbagai acara masyarakat. Kemana dan di mana selama ini,” tutupnya. (Eren)

Komentar

News Feed