oleh

Terkait Statement Oknum Kades, Roger, SE Bakal Tempuh Ke Jalur Hukum

Bengkulu Utara – Terkait mengenai statement Kades Batu Layang Kecamatan Hulu Palik Iskandar Zulkarnain di media online beberapa hari yang lalu, mengenai oknum anggota DPRD Bengkulu Utara dapil III Asal Bunyi alias Asbun saat musrembangcam tahun 2018 menuai tanggapan dan bakal berbuntut panjang.

Pasalnya, Roger, SE yang merupakan anggota DPRD dari dapil III Bengkulu Utara langsung angkat bicara terkait namanya disangkut pautkan terkait hal itu.

“Jelas saya tidak terima atas statement oknum kades Batu Layang tersebut. Kenapa nama saya disangkut pautkan dan dikatakan Asbun, maksud oknum kades tersebut apa??. Perlu diketahui oleh oknum kades tersebut, saya ini dilantik menjadi anggota dewan itu ditahun 2019 pada bulan September. Saat acara musrembangcam 2018 itu saya tidak ada, karena kapasitas saya disana tidak ada,” ujar Roger, Kamis (15/10/2020).

Dijelaskan Roger, bila dirinya hadir saat musrembangcam itu di tahun 2020 dan dirinya hadir atas undangan. Tentu dirinya semaksimal mungkin memperjuangkan apa yang diusulkan didalam musrembangcam terkhususnya dari dapil III. Tinggal tergantung dari pihak eksekutif (pemkab Bengkulu Utara) menentukan mana yang akan dibangun.

“Sekarang bagaimana bisa berjuang kalo kredibilitas angota dewan di kerdilkan seperti ini. Seharusnya oknum kades tersebut mensuport perjuangan saya selaku dewan biar bisa berbicara banyak untuk mengusulkan ke esekutif,” ujar Roger,

Lanjut Roger, bila apa yang dikatakan oleh oknum kades Batu Layang terkait usulan infrastruktur jalan poros untuk desanya sepanjang 2 kilo lebih yang dicoret begitu saja oleh dewan terhormat dasar statement oknum kades tersebut apa, kalau yang mencoret itu adalah pihak dewan.

“Loh kok dewan yang mencoretnya, usulan dari pihak eksekutif saja tidak ada terkait infrastruktur jalan yang dimaksud oknum kades tersebut. Kita dikatakan mencoretnya. Jadi oknum kades tersebut jangan asal jeplak dipublik. Silahkan telusuri dulu kepihak Eksekutif, ada tidak usulan yang diajukan itu baru berstatmen. Jangan seolah-olah dewan yang dikambing hitam kan mencoretnya,” jelas Roger.

Lebih lanjut dikatakan Roger, bila sampai beberapa hari kedepan oknum kades tersebut tidak meminta maaf dan meralat statement yang disampaikan ke publik tersebut. Maka pihaknya, bakal menempuh kejalur hukum.

“Kita tunggu dalam beberapa hari kedepan. Kalau tidak ada etika baik dari oknum kades tersebut. Terpaksa kita bakla tempuh ke jalur hukum. Karena ini pencemaran nama baik saya dan keluarga serta lembaga,” tutupnya.(Eren)

Komentar

News Feed