oleh

Debat Kandidat, Paslon Agusrin-Imron Ungguli Pesaingnya

Bengkulu – Kandidat Paslon Gubernur dan wakil gubernur Provinsi Bengkulu nomor urut 3 Agusrin-Imron terlihat lebih unggul dari Paslon lain, saat debat kandidat putaran pertama yang dilaksanakan KPU provinsi Bengkulu, Senin (10/11/2020) di hotel Mercure.

Dalam sesi penyampaian visi misi dan program kerja masing-masing Paslon. Paslon nomor urut tiga Agusrin-Imron terlihat jauh lebih santai dan tidak normatif dari Paslon lainnya. Program kerja, visi, misi yang disampaikan oleh Paslon Agusrin-Imron tidak ada muluk-muluk dan tidak perlu banyak.

Menurut, Agusrin yang paling terpenting dipikirkan adalah bagaimana perut masyarakat Bengkulu harus kenyang dan tidak boleh kelaparan artinya harus terpenuhi sembilan bahan pokok (Sembako), lalu masyarakat Bengkulu harus berkantong tebal artinya tidak ada lagi yang pengangguran, kemudian Sembako murah dan gampang didapat oleh masyarakat Bengkulu.

“Dan tak kala terpentingnya juga adalah masyarakat Bengkulu harus bisa tidur nyenyak, artinya memiliki rumah yang layak, listrik dan air terpenuhi dengan baik serta pendidikan juga terpenuhi dan ibadah lancar,” tegas Agusrin.

Bahkan, Agusrin juga menyampaikan dalam program kerja pertamanya nanti akan tetap fokus mensejahterakan rakyat terkhusus nasib para petani yang akan menjadi skala prioritas.

“Yang jelas nanti kita akan berikan lagi handtractor kembali, akan ada 10 ribu handtractor. Sebab tujuan kita hanya menginginkan petani kita harus sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, Cawagub nomor Urut 3 Imron Rosyadi menjelaskan bahwa dalam menjalankan pembangunan di Provinsi Bengkulu tidak hanya membangun infrastuktur saja, melainkan juga potensi ekonomi kreatif harus terus dikembangkan.

“Karena tanpa adanya ekonomi kreatif kita tidak bisa berbuat apa-apa. Selain itu juga, kita perlu melakukan inovasi-inovasi agar melahirkan ekonomi kreatif yang baik dimasyarakat serta menghasilkan pendapatan. Dan hal ini juga akan menjadi skala prioritas kita dalam membangun dan memajukan provinsi Bengkulu,” terang Imron. (Red)

Komentar

News Feed