oleh

Di Masa Mian-Arie, BPK Temukan 199 Transaksi Pajak di Beberapa OPD Bengkulu Utara Dibayar Tahun 2020

Bengkulu Utara – Dimasa Kepemimpinan Bupati Ir. Mian dan Arie Septia Adinata, SE, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI dengan Nomor :16.B/LHP/XVIII.BKL/06/2020 tanggal : 18 Juni 2020 atas laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Bengkulu Utara tahun 2019 atas sistem pengendalian intern, BPK RI menemukan pembayaran pajak tahun 2019 yang dilakukan pada tahun 2020.

Data yang dihimpun awak media ini, dari hasil penelaahan dokumen pertanggungjawaban secara uji petik dan penelahan hasil rekonsiliasi pajak serta permintaan keterangan kepada Bidang Perbendaharaan BPKAD diketahui bahwa terdapat pajak pusat tahun 2019 yang dipotong/dipungut dan disetorkan pada tahun 2020 yaitu sebanyak 199 transaksi sebesar Rp. 87.237.724,00.

Kemudian, berdasarkan dari penelusuran lebih lanjut oleh pihak BPK RI atas dokumen Surat Setoran Pajak diketahui bahwa penyetoran pajak tersebut baru dilakukan antara tanggal 2 Januari 2020 sampai dengan 12 Maret 2020 sehingga terdapat beberapa pajak yang dikategorikan terlambat disetor. Selain itu, atas pembayaran pajak tersebut belum dicatat sebagai bagian Kas pada Neraca Unaudited TA 2019. Atas kondisi tersebut, telah dilakukan koreksi pencatatan pada Kas Lainnya di Bendahara Pengeluaran dan Utang PFK.

Permasalahan tersebut menurut pihak BPK RI di era kepemimpinan Bupati Ir. Mian-Arie, mengakibatkan: a. Informasi perpajakan dari penyetoran pajak di pemda tidak valid dan tidak sepenuhnya dapat digunakan untuk kepentingan analisa perpajakan pajak pusat; dan b. Utang PFK dalam Laporan Keuangan Tahun 2019 kurang disajikan sebesar Rp.87.237.724,00.

Hal tersebut disebabkan oleh: a. Bendahara Pengeluaran OPD tidak tertib dalam pengelolaan pajak pusat; dan b. Kepala OPD dan Kepala BPKAD belum optimal dalam mengawasi pelaksanaan pengelolaan pajak pusat oleh Bendahara Pengeluaran.

Hingga berita ini diterbitkan Bupati Bengkulu Utara, Ir. Mian dan Kepala BPKAD setempat belum bisa dimintai klarifikasi mengenai hal ini. (Eren)

Komentar

News Feed