Kepolisian Nigeria menyatakan ketidaksetujuannya yang kuat terhadap bahasa gaul populer, ‘tidak ada gunanya bagi siapa pun’, yang digunakan oleh pemuda dan warga negara di seluruh negeri.

PUNCH melaporkan bahwa bahasa gaul populer “No Gree for Anybody” telah mendapat perhatian luas.

Banyak yang percaya bahwa bahasa gaul adalah tentang tetap setia pada keyakinan seseorang dan tidak mudah menyerah pada pengaruh orang lain.

Namun polisi melalui juru bicaranya, Olumuyiwa Adejobi memperingatkan, pihaknya bisa menindak orang yang menggunakan bahasa gaul tersebut.

Dalam konferensi pers pada hari Rabu, Adejobi mengungkapkan bahwa polisi telah menerima informasi intelijen yang menunjukkan bahwa slogan tersebut berpotensi memicu revolusi di dalam negeri.

Ia berkata, “Izinkan saya mengatakan bahwa slogan baru untuk tahun 2023, 2024 bagi generasi muda kita adalah ‘tidak ada yang peduli pada siapa pun.’

“Kami mendapat informasi dari intelijen kami bahwa slogan ini datang dari sektor revolusioner yang mungkin menimbulkan masalah di seluruh negeri.

“’Tidak ada persetujuan untuk siapa pun’ dipandang sebagai pembicaraan biasa, namun dalam bisnis keamanan, dalam komunitas keamanan, kami melihatnya sebagai slogan yang sangat berbahaya dan dapat memicu krisis.”

PUNCH melaporkan, banyak meme dan postingan beredar di media sosial yang menyoroti bahasa gaul tersebut.

Salah satu meme menampilkan sepeda roda tiga yang disusul oleh kendaraan besar, yang melambangkan pengabaian terhadap jalur yang benar.

Bahasa gaul tersebut sudah mempunyai logo dan telah dicantumkan pada baju dan barang lainnya.

Fuente