Komando Polisi Negara Ondo telah memulai operasi untuk menyelamatkan penumpang Perusahaan Transportasi GUO yang diduga diculik oleh beberapa pria bersenjata di sepanjang Jalan Ikare-Akoko di Jalan Tol Akure pada hari Jumat.

Hal itu diungkapkan Kapolri, Ibukun Odunlami PUNCAK Metro dalam wawancara telepon pada hari Senin.

Para pelancong tersebut dikatakan sedang dalam perjalanan dari Lagos menuju Abuja ketika bus mereka diduga diserang oleh orang-orang bersenjata.

GUO Transport, dalam pernyataan yang dibagikan di halaman Facebook resminya, pada hari Minggu, mengonfirmasi bahwa pengemudi bus ditembak mati, dan menambahkan bahwa penumpang lain, kecuali seorang anak berusia tiga tahun, diculik di sepanjang koridor.

Pernyataan tersebut sebagian berbunyi, “GUO Transport Co. ingin menggunakan media ini untuk mengonfirmasi bahwa ada serangan bandit di salah satu bus kami dalam perjalanan ke Abuja dari Lagos.

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 15.15 pada hari Jumat tanggal 9 Februari 2024. Di sepanjang kawasan Ikare-Akoko Jalan Tol Akure, para penculik menyergap dan menyerang kendaraan yang melaju, di antaranya adalah salah satu bus Hiace dari Lagos yang membawa penumpang. di atas kapal.

Sementara itu, sebagai tanggapan terhadap a PUNCAK Metro Untuk menyelidiki penculikan pada hari Jumat, Petugas Humas Angkatan Darat, Muyiwa Adejobi, mengarahkan koresponden kami pada hari Senin untuk berbicara dengan Komando Negara Ondo mengenai serangan tersebut.

“Tanyakan pada Komando Polisi Negara Bagian Ondo. Terima kasih,” kata Adejobi lewat SMS singkat.

Namun, saat berbicara mengenai penculikan tersebut, juru bicara komando, Odunlami, mengatakan polisi sudah mulai melakukan upaya penyelamatan, dan mengatakan bahwa rinciannya tidak akan diungkapkan sampai mereka mengakhiri operasinya.

Dia berkata, “Kami sudah melakukannya. Saya yakin Anda tahu kami tidak bisa terus memberikan pembaruan sampai kami selesai. Ini adalah hal operasional. Kita tidak bisa membicarakannya sampai kita selesai.”

Ketika ditanya lebih lanjut apakah tersangka penculik telah menghubungi keluarga atau polisi untuk meminta uang tebusan, dia bersikeras bahwa informasi tentang masalah tersebut akan diumumkan segera setelah komando menyelesaikan penyelidikannya.

“Seperti yang saya katakan, kami tidak ingin mengungkapkan apa yang sedang kami lakukan sampai kami selesai. Sudah kubilang ini urusan operasional. Ini bukanlah sesuatu yang akan kita diskusikan di depan umum. Ketika kita sampai ke akar permasalahannya. Tentu kami akan kembali ke media,” tegas Odunlami.

Fuente