Idris Okuneye, lebih dikenal sebagai Bobrisky, telah ditangkap oleh Komisi Kejahatan Ekonomi dan Keuangan (EFCC) karena diduga terlibat dalam mutilasi mata uang dan penyalahgunaan naira Nigeria.

Penangkapan tersebut, yang dikonfirmasi oleh juru bicara EFCC Dele Oyewale, terjadi di Pinnock Estate yang bergengsi di Negara Bagian Lagos pada hari Rabu. Menurut Oyewale, Bobrisky ditahan atas dugaan keterlibatannya dalam berbagai tindakan yang dianggap merugikan keutuhan mata uang negara.

“Bobrisky bersama kita. Dia ditangkap tadi malam di Lagos, dan dia berada di bawah komando kami di Lagos. Kami menangkapnya antara lain karena dugaan penyalahgunaan uang kertas naira, penyemprotan uang kertas naira, dan mutilasi mata uang,” kata Oyewale.

EFCC telah menggarisbawahi komitmennya untuk menjaga kesucian mata uang Nigeria, menekankan bahwa individu yang ditemukan terlibat dalam kegiatan yang merugikan integritas naira akan menghadapi hukuman hukum penuh.

“Kami sangat serius untuk memulihkan martabat naira. Meski penyelidikan kami masih berjalan, tapi dia pasti akan segera didakwa ke pengadilan,” tambah Oyewale.

“Saya Tidak Percaya Dia Melakukan Ini Terhadap Saya, Saya Terluka” – Bobrisky Teriak

Berita penangkapan Bobrisky telah memicu diskusi di berbagai platform media sosial, dengan pendapat yang berbeda-beda mengenai masalah ini. Meskipun beberapa orang menyatakan dukungan terhadap tindakan EFCC, yang lain mempertanyakan beratnya tuduhan yang ditujukan terhadap tokoh kontroversial tersebut.

Seiring dengan dimulainya penyelidikan dan dimulainya proses hukum, publik dengan penuh semangat menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini dan hasil akhir dari pertemuan Bobrisky dengan hukum. Nantikan perkembangan selanjutnya seiring cerita ini terus terungkap.

Waktuon line

Fuente