Gubernur Negara Bagian Kaduna, Senator Uba Sani, pada hari Selasa, memberikan pengampunan kepada 110 narapidana dari Pusat Pemasyarakatan Nigeria di negara bagian tersebut dalam rangka memperingati hari Demokrasi 12 Juni.

Gubernur Sani yang mengunjungi Pusat Pemasyarakatan Nigeria di ibu kota negara bagian, menasihati para narapidana yang dibebaskan untuk melakukan reformasi dan memperoleh keterampilan agar dapat menjadi anggota masyarakat yang berguna.

Sani juga mengecam tingginya jumlah narapidana yang menunggu persidangan dan mereka yang menjalani persidangan, dengan menyatakan bahwa pusat tersebut sudah kewalahan karena kapasitas 3.000 narapidana melebihi kapasitas awal masing-masing 500 orang dan peningkatan kapasitas masing-masing menjadi 1.100 orang.

Para terpidana yang mendapatkan pengampunan tersebut termasuk 22 orang yang dibebaskan berdasarkan hak prerogatif belas kasihan, sementara 88 orang lainnya dihukum dengan pilihan denda atau kompensasi kepada para korban.

Menurut gubernur, tidak ada masyarakat yang bisa hidup dan bertahan tanpa hukum dan ketertiban, seraya mengingatkan bahwa warga negara harus selalu berhenti terlibat dalam kegiatan kriminal dan mematuhi otoritas yang berwenang.

Ia mencatat bahwa “dari 110 terpidana yang dibebaskan adalah 22 terpidana yang akan dibebaskan dengan pengampunan berdasarkan hak prerogatif kekuasaan belas kasihan yang diberikan kepada saya berdasarkan Pasal 212 Konstitusi Republik Federal Nigeria tahun 1999 (sebagaimana telah diubah).

“88 terpidana sisanya terdiri dari mereka yang telah divonis bersalah dengan pilihan denda mulai dari N10,000:00 ke atas, sementara yang lain mempunyai kompensasi yang harus dibayarkan kepada korbannya mulai dari N150,000:00 ke atas dan dalam beberapa kasus, kami memiliki yang memiliki elemen denda dan kompensasi.

“Saya datang ke Pusat Kustodian hari ini dengan perasaan campur aduk. Kami sedang merayakan Hari Demokrasi; hari yang disisihkan untuk memberi penghormatan kepada mereka yang telah berkorban agar kita bisa hidup bebas.

“Saya juga di sini untuk melihat saudara-saudari kita yang berada di pihak yang salah hukum.

“Saya melepas total 110 narapidana hari ini dalam rangka memperingati 1 tahun kita menjabat dan yang lebih penting lagi, memperingati Hari Demokrasi 12 Juni 2024.

“Saya sangat terganggu dengan banyaknya narapidana baik yang menunggu sidang maupun yang sudah mulai sidang namun masih berjalan, sedangkan mereka yang sudah divonis denda atau pilihan denda juga masuk dalam jumlah tersebut.

“Saya menghimbau kepada Anda semua yang akan segera dibebaskan untuk membalas sikap kami dengan bersikap baik untuk selanjutnya. Cobalah dan peroleh satu atau dua keterampilan.

Gubernur juga mengapresiasi upaya petugas Lapas dalam menjaga ketentraman di lembaga pemasyarakatan.

Fuente