Pengawas Keuangan Umum, Layanan Imigrasi Nigeria (NIS) Kemi Nandap telah mengumumkan rencana untuk meresmikan saluran aplikasi e-Visa yang lebih mudah diakses untuk kunjungan singkat sejalan dengan Kebijakan Visa Nigeria 2020.

Hal itu diungkapkan Nandap dalam pidatonya yang disampaikan pada acara wisuda Kursus Komando ke-12 Sekolah Staf dan Komando Imigrasi, di Sokoto.

Pernyataan Service Public Relations Officer (SPRO) Mr Kenneth Udo pada hari Selasa di Abuja menyatakan bahwa CG diwakili oleh Asisten Pengawas Keuangan Umum (ACG) George Didel.

CG mengatakan bahwa saluran baru ini dirancang untuk menyederhanakan proses visa dan juga untuk mendorong Investasi Asing Langsung (FDI) dan meningkatkan pariwisata.

Ia berkata:”kita harus menerima reformasi ini dan menerapkan mekanisme pengendalian dan pemantauan internal yang efektif.

“Ini untuk melacak keberadaan dan aktivitas seluruh orang asing di Nigeria”.

CG menegaskan kembali komitmennya terhadap implementasi penuh Proyek e-Border.

Hal ini, katanya, termasuk pemasangan e-Gates di bandara internasional di Lagos dan Abuja, serta integrasi Sistem Informasi Penumpang Lanjutan (API).

“Serta Pencatatan Nama Penumpang (PNR) untuk meningkatkan sistem kontrol dan izin perbatasan.

“Pusat-pusat ini diharapkan dapat meningkatkan pembagian intelijen dan koordinasi operasional secara signifikan untuk meningkatkan Keamanan Nasional.

Nandap menekankan perlunya merevitalisasi Kantor Divisi NIS dan menyerukan peningkatan partisipasi dalam Pertemuan Dewan Keamanan.

Hal ini, katanya, akan dilakukan di tingkat Pemerintah Negara Bagian dan Daerah, serta tugas-tugas ad-hoc lainnya dengan profesionalisme maksimal dan kolaborasi antarlembaga.

Nandap menugaskan kepala formasi untuk bekerja dengan tekun guna memastikan keberhasilan otomatisasi proses permohonan Paspor, yang dimaksudkan untuk mengurangi antarmuka manusia, membatasi praktik tajam, dan meningkatkan efisiensi.

Dia mengatakan peluncuran e-Paspor yang ditingkatkan akan terus berlanjut baik di tingkat lokal maupun di luar negeri sampai transisi penuh tercapai.

CG mendesak semua formasi NIS untuk berpartisipasi aktif dalam kampanye kepekaan nasional terhadap migrasi tidak teratur khususnya Penyelundupan Migran (SOM)

Namun beliau menegaskan kembali komitmen NIS terhadap peningkatan kapasitas bagi seluruh kader Layanan, menekankan pentingnya melibatkan mitra dan pemangku kepentingan dalam mempertahankan program pelatihan dan peningkatan kapasitas.

Dia berjanji untuk meningkatkan kesejahteraan petugas NIS melalui promosi yang tepat waktu, perumahan yang terjangkau, dan skema layanan kesehatan.

Nandap menghimbau para peserta kursus untuk menjadi agen transformasi dan menjunjung tinggi standar profesionalisme tertinggi.

Puncak acara adalah pemberian penghargaan “Pass Command Course” (PCC) dan kepada seluruh peserta, sedangkan staf pengarah menerima “Dagger Merit Award (+)”, sebagai pengakuan atas dedikasi dan kerja keras mereka.

Fuente