Otoritas Pembangunan Agra (ADA) akan memulai proyek mega infrastruktur dengan pembangunan pusat logistik canggih di desa Mudhera, terletak di tenggara Jalan Gwalior di kota Taj.

Proyek yang diperkirakan menelan biaya Rs 570 crore ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan logistik dan transportasi kawasan secara signifikan.

“Dewan telah meloloskan proposal untuk pusat logistik di Mudhera. Modal Awal diperlukan untuk pembelian tanah, dan proposal tersebut akan dikirim ke pemerintah untuk disetujui”, kata Shraddha Shandilya, Sekretaris ADA. “Setelah persetujuan yang diperlukan diperoleh, proses pembebasan lahan akan dimulai, membuka jalan bagi proyek transformatif ini.”

ADA menyetujui proposal proyek tersebut pada rapat dewan ke-143. Garis besar keuangan terperinci mencakup pengeluaran sebesar Rs 4.000 per meter persegi untuk pembebasan lahan dan Rs 2.500 per meter persegi untuk pembangunan. Harga jual tanah tersebut diperkirakan berkisar Rp 13.000 per meter persegi, cukup kompetitif mengingat nilai pasar saat ini di wilayah tersebut berkisar Rp 25.000 hingga Rp 30.000 per meter persegi.

Pusat logistik ini direncanakan seluas 88 hektar di Mudhera dan akan ditempatkan secara strategis hanya satu kilometer dari kota-kota baru yang diusulkan di Kakua dan Bhandai.

Proyek ini dibagi menjadi dua komitmen keuangan utama – Rs 350 crore akan dialokasikan untuk pembebasan lahan, sedangkan sisanya Rs 220 crore akan digunakan untuk pekerjaan pembangunan. Investasi besar ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan jalan-jalan kota dengan mengurangi jumlah truk barang yang melewatinya.

Untuk memfasilitasi pembangunan pusat logistik, ADA akan membeli tanah dari petani lokal berdasarkan kesepakatan bersama, dan menawarkan paket kompensasi empat kali lipat dari tarif lingkaran saat ini yaitu Rs 70 lakh per hektar. Artinya, ADA akan mengeluarkan Rs 350 crore hanya untuk pembebasan lahan yang dibutuhkan.

Salah satu keunggulan utama pusat logistik ini adalah lokasinya yang strategis dan konektivitas yang sangat baik.

Letaknya hanya satu kilometer dari stasiun kereta Bhandai dan mudah diakses melalui jalan layanan jalan lingkar dalam. Lokasi hub akan memastikan akses cepat ke rute-rute utama termasuk Jalan Tol Agra-Lucknow, Jalan Tol Yamuna, dan Jalan Raya Jaipur. Jalan lingkar dalam memfasilitasi perjalanan cepat selama 10 menit ke Jalan Fatehabad, yang akan meningkatkan efisiensi logistik dan konektivitas hub ke kota-kota besar seperti Mathura, Delhi, Jaipur, dan Lucknow.

Dalam Rencana Induk Agra 2031, kawasan Mudhera telah ditetapkan sebagai kawasan industri sehingga ideal sebagai pusat logistik.

Klasifikasi ini menggarisbawahi komitmen kota terhadap pengembangan industri dan peningkatan infrastruktur. Dengan mengembangkan pusat logistik ini, ADA bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri lebih lanjut di wilayah tersebut.

Proposal untuk pusat logistik menggarisbawahi visi ADA untuk mengubah Agra menjadi pusat logistik, yang mampu mendukung kegiatan industri yang luas. Dengan selesainya proyek ini, Agra diharapkan dapat merasakan manfaat ekonomi yang signifikan, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan infrastruktur transportasi.

Diterbitkan di:

14 Juni 2024



Source link