Penghargaan ini diperkenalkan pada tahun 1987.

Copa America adalah kejuaraan benua Amerika Selatan tempat negara-negara terbaik di seluruh benua bersaing untuk memenangkan trofi utama. Ini adalah turnamen sepak bola ketiga yang paling banyak ditonton di seluruh dunia.

Dengan edisi pertamanya yang diadakan pada tahun 1916, kompetisi bergengsi ini merupakan turnamen sepak bola kontinental internasional tertua di dunia. Tidak seperti format babak penyisihan grup yang diikuti 16 tim saat ini, Copa America perdana merupakan turnamen kecil yang hanya diikuti oleh empat tim: Argentina, Cile, Uruguay, dan Brasil. Pada akhirnya, Uruguay dinobatkan sebagai juara perdana (format sistem kompetisi penuh pada saat itu).

Selama 47 kali penyelenggaraan, Uruguay dan Argentina merupakan negara paling sukses bersama dalam sejarah kompetisi ini, dengan masing-masing meraih 15 gelar Copa America.

Setelah para pemimpin, Brasil berada di posisi ketiga dengan sembilan gelar Copa America yang mengesankan sepanjang sejarahnya. Di sisi lain, ada Ekuador dan Venezuela, yang merupakan satu-satunya anggota CONMEBOL yang belum pernah meraih gelar kontinental.

Dalam hal prestasi individu, Norberto Méndez dari Argentina dan Zizinho dari Brasil memegang rekor gol terbanyak bersama di Copa America dengan 17 gol. Di sisi lain, kapten Argentina Lionel Messi memegang rekor penampilan terbanyak di Copa America dengan 37 pertandingan yang dimainkan.

Penghargaan Bola Emas diberikan kepada pemain paling berharga (MVP) dalam turnamen tersebut. Penghargaan Bola Emas Copa America pertama kali diperkenalkan secara resmi dalam kompetisi tersebut hampir empat dekade lalu, pada tahun 1987, dengan legenda Kolombia Carlos Valderrama sebagai penerima pertama penghargaan bergengsi tersebut. Di sisi lain, Lionel Messi telah memenangkan Penghargaan Bola Emas terbanyak, yaitu dua kali (2015 & 2021).

Daftar semua pemenang Bola Emas di Copa America:

  • 1987 – Carlos Valderrama (Kolombia)
  • 1989 – Ruben Sosa (Uruguay)
  • 1991 – Leonardo Rodríguez (Argentina)
  • 1993 – Sergio Goycochea (Argentina)
  • 1995 – Enzo Francescoli (Uruguay)
  • 1997 – Ronaldo (Brasil)
  • 1999 – Rivaldo (Brasil)
  • 2001 – Amado Guevara (Honduras)
  • 2004 – Adriano (Brasil)
  • 2007 – Robinho (Brasil)
  • 2011 – Luis Suárez (Uruguay)
  • 2015 – Lionel Messi (Argentina)
  • 2016 – Alexis Sánchez (Chili)
  • 2019 – Dani Alves (Brasil)
  • 2021 – Lionel Messi (Argentina), Neymar Jr. (Brasil)

Untuk informasi lebih lanjut, ikuti Khel Now di IndonesiaBahasa Indonesia: TwitterDan Instagram; unduh Khel Sekarang Aplikasi Android atau Aplikasi IOS dan bergabunglah dengan komunitas kami di ada apa & Telegram





Source link