Konten artikel

TAGAYTAY, Filipina — Dua warga negara Australia dan teman mereka yang berkewarganegaraan Filipina tewas di sebuah hotel di kota resor populer di sebelah selatan ibu kota Filipina dan polisi berusaha mengidentifikasi dan melacak para tersangka, kata sejumlah pejabat pada hari Kamis.

Iklan 2

Konten artikel

Seorang pekerja hotel menemukan mayat korban, yang tangan dan kakinya diikat, di sebuah kamar di Lake Hotel di kota Tagaytay, selatan Manila, pada hari Rabu, menurut pernyataan polisi.

Motif pembunuhan itu belum jelas, kata kepala polisi Tagaytay Charles Daven Capagcuan kepada The Associated Press, seraya menambahkan bahwa beberapa barang berharga milik korban, termasuk ponsel mereka, tidak diambil oleh tersangka.

“Kami sangat terkejut dengan kejadian ini,” kata Wali Kota Tagaytay Abraham Tolentino, sambil meminta maaf kepada keluarga korban. “Kami sangat menyesal kepada teman-teman kami di Australia. Kami akan menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.”

Korban diduga seorang pria berusia 50-an asal Australia, pasangannya kelahiran Filipina yang telah memperoleh kewarganegaraan Australia, dan kerabatnya asal Filipina.

Konten artikel

Iklan 3

Konten artikel

Para penyelidik sedang mewawancarai para saksi dan memeriksa kamera keamanan di hotel, termasuk satu rekaman yang memperlihatkan seorang pria mengenakan topeng dan hoodie serta membawa tas selempang yang keluar dari kamar korban beberapa jam sebelum jasad mereka ditemukan, kata Capagcuan.

Seorang kerabat Filipina dari wanita Australia tersebut mengatakan kepada AP bahwa pasangan Australia tersebut terbang dari Sydney ke pulau resor Indonesia, Bali, untuk berlibur, kemudian menuju Filipina pada hari Senin untuk mengunjungi kedua anaknya dari pernikahan sebelumnya di negara tersebut.

VIDEO YANG DIREKOMENDASIKAN

Memuat...

Kami mohon maaf, tetapi video ini gagal dimuat.

Pasangan Australia itu seharusnya terbang kembali ke Australia pada hari Rabu, hari mereka dibunuh, tetapi memutuskan untuk berlibur sebentar di Tagaytay, kata putra warga Filipina dari wanita Australia-Filipina yang dibunuh, yang berbicara dengan syarat anonim karena dia takut setelah apa yang terjadi pada ibu wanita itu dan mengingat tersangka masih buron.

Iklan 4

Konten artikel

Tagaytay, sekitar 60 kilometer (37 mil) di selatan Manila, populer di kalangan wisatawan lokal dan asing yang berbondong-bondong ke sana karena cuacanya yang sejuk dan untuk melihat salah satu gunung berapi aktif terkecil di dunia yang terletak di tengah danau.

Tolentino mengatakan kepada AP bahwa jenazah pria Australia tersebut akan diterbangkan kembali ke Sydney dan kedua wanita tersebut akan dimakamkan di Filipina sesuai permintaan keluarga mereka. Pemerintah akan membiayai pemakaman dan penguburan kedua wanita tersebut, katanya.

Di Australia, juru bicara Departemen Luar Negeri dan Perdagangan mengatakan bahwa pihaknya memberikan bantuan konsuler kepada keluarga kedua warga Australia tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mereka. Tidak ada rincian lain yang diberikan “karena kewajiban privasi kami,” kata juru bicara tersebut.

Konten artikel

Fuente