oleh

Era Lawan Kolom Kosong, Diduga Paket Proyek Fisik Berjalan Terkena Refocusing Terjadi Di Beberapa SKPD

Bengkulu Utara – Terkait mengenai Proyek fisik yang sudah berjalan terkena refocusing untuk penanganan covid-19 Bengkulu Utara beberapa bulan lalu ternyata tak hanya terjadi di Dinas Perindag Kabupaten Bengkulu Utara saja.

Pasalnya, informasi yang dihimpun awak media ini, proyek fisik yang telah berjalan terkena refocusing pada saat kepemimpinan lawan kolom kosong beberapa bulan lalu, terjadi juga di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Utara. Bahkan informasinya, proyek yang terkena refocusing Di Dinas PUPR Bengkulu Utara lebih banyak dari pada di Disperindag Bengkulu Utara. Tak hanya itu, kabarnya beberapa proyek yang sudah dilakukan lelang, tetapi belum dikerjakan.

Hingga berita ini diturunkan, kepala PUPR Bengkulu Utara, Heru Susanto, ST belum bisa dimintai klarifikasi terkait hal ini.

Sebelumnya, Plt. Kepala Disperindag Bengkulu Utara, Suharlan mengakui bahwa 2 paket proyek fisik yang hampir selesai pengerjaan terkena refocusing, yakni, pembangunan pasar di Giri Kencana Kecamatan Ketahun sebesar Rp. 700 juta lebih dan Revitalisasi Pasar Suka Makmur Kecamatan Marga Sakti Sebelat senilai Rp. 3,1 Miliar lebih.

Suharlan juga mengatakan bila terkait proyek fisik berjalan terkena refocusing tersebut, hanya dipinjam sementara dan itu angkanya saja dan sudah dikembalikan.

“Kemarin itu dipinjam sementara karena untuk penanganan covid. Ternyata sudah dibalikkan keposisi semula. DPA nya kan berubah dan sudah dikembalikan,” jelasnya

Sementara itu, dengan Kepala BAPPEDA Bengkulu Utara, Ir. Suharto Handayani yang diklarifikasi awak media ini beberapa waktu yang lalu, hanya menjawab no coment dan menyuruh awak media menanyakan hal itu langsung kepada Sekda Bengkulu Utara, Haryadi.

“Kalo itu tanyakan dengan pak Sekda saja. Saya no coment,” ujar Suharto. (Eren)

Komentar

News Feed