oleh

Soal Aset Jembatan Kota Lekat Jadi Temuan BPK 2 Tahun Berturut-Turut

Bengkulu Utara – Dimasa Kepemimpinan Bupati Ir. Mian, terkait telah selesainya dibangun kembali jembatan secara kokoh di Desa Kota Lekat, Kecamatan Hulu Palik oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Bengkulu Utara tahun 2020 ini, ternyata masih meninggal persoalan.

Pasalnya, dari hasil pemeriksaan oleh pihak BPK RI di tahun anggaran 2018 dengan Nomor : 16.C /LHP /XVIII.BKL /05/2019 tanggal : 14 Mei 2019, ternyata terkait mengenai aset pembongkaran jembatan tersebut tanpa disertai dengan dokumentasi yang lengkap.

Bahkan, dari laporan hasil pemeriksaan pihak BPK RI di tahun anggaran 2019 dengan Nomor : 16.B/LHP/ XVIII.BKL /06/2020 tanggal : 18 Juni 2020, hal tersebut ternyata belum di tindak lanjuti, sehingga menjadi temuan kembali oleh pihak BPK RI dengan permasalahan yang sama.

Berdasarkan LHP BPK RI terdapat pembongkaran jembatan gantung Kota Lekat oleh Dinas PUPR dengan tujuan untuk dibangun kembali dengan jembatan beton. Namun atas kegiatan tersebut tidak ada berita acara dari Dinas PUPR serta tidak menyampaikan pembongkaran tersebut kepada Bidang Aset.

Dari hasil pembongkaran terdapat sisa tiang dan beberapa gelagar jembatan gantung lama. Namun, sisa bahan jembatan ini belum dinilai secara ekonomis. Atas nilai jembatan gantung lama, Tim BPK mengajukan usulan reklasifikasi pencatatan ke Aset Lain-lain.

Hingga berita ini diterbitkan, Bupati Ir. Mian, Kepala BPKAD, Kepala DPUPR Bengkulu Utara belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. (Eren)

Komentar

News Feed