Rabu, 10 Januari 2024 – 22:55 WIB

Bunga Timur – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah kenaikan level dari Siaga menjadi Awas.

Baca Juga:

Status Gunung Marapi Siaga, Bupati Tanah Datar Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

“Sejak dinaikkan tingkat aktivitas pada tanggal 9 Januari 2024 pukul 23.00 WITA, terlihat aktivitas erupsi semakin tinggi, suara gemuruh dan dentuman juga sangat tinggi, lalu mulai terlihat besarnya erupsi,” kata Ketua Tim Tanggap Darurat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki PVMBG, Iing Kusnadi, di Wulanggitang, Flores Timur, Rabu malam, 10 Januari 2024.

Ia menjelaskan adanya aktivitas lava keluar secara intens pada rekahan sebelah utara-barat laut.

Baca Juga:

PVMBG Naikkan Status Gunung Marapi Sumbar Jadi Level III Siaga

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di NTT

Selain itu terlihat luncuran batuan dari puncak erupsi menuju arah timur-timur laut dari Desa Nobo dan Nurabelen sejauh dua kilometer. “Kelihatannya tidak ada pemukiman, tapi rumah kebun,” katanya.

Baca Juga:

Ada Peningkatan Aktivitas Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Sebagaimana rekomendasi yang dikeluarkan oleh PVMBG, menurut Iing, ada rekahan utara-barat laut dengan kemungkinan luncuran larva ke arah tersebut. Oleh karena itu, antisipasi yang dilakukan yakni menjauhi wilayah yang berada dalam radius sektoral lima kilometer itu.

Salah satu upaya ialah evakuasi masyarakat dari Desa Dulipali yang berpotensi menjadi daerah aliran lahar ke tempat yang lebih aman untuk menghindari ancaman atau risiko dari erupsi yang terus menerus terjadi. Dia berharap masyarakat tidak mendekati sektoral lima kilometer.

Sejak kenaikan status aktivitas gunung menjadi level IV atau Awas, Gunung Lewotobi Laki-laki terus mengeluarkan bunyi dentuman dan gemuruh. Menurut Iing, gemuruh menandakan gunung terjadi erupsi karena resonansi dari lubang dan dorongan magma ke atas.

Visual sinar api dari kawah utama Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT

Visual sinar api dari kawah utama Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT

Foto :

  • ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Dia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan apabila terjadi hujan di puncak gunung. Hujan yang terjadi membawa material yang sudah ada seperti material piroklastik yakni pasir, debu, dan abu vulkanik.

“Kalau volume air banyak dan membawa material hasil erupsi maka mengakibatkan lahar,” kata dia menjelaskan. (ant)

Halaman Selanjutnya

Salah satu upaya ialah evakuasi masyarakat dari Desa Dulipali yang berpotensi menjadi daerah aliran lahar ke tempat yang lebih aman untuk menghindari ancaman atau risiko dari erupsi yang terus menerus terjadi. Dia berharap masyarakat tidak mendekati sektoral lima kilometer.

Halaman Selanjutnya



Fuente

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here